Faisal Basri Turut Menyanyi Gulagalugu

KOMPAS.com, JAKARTA, SENIN–Pengamat ekonomi Faisal Basri terus menyanyi semua lagu karya Leo Kristi yang dinyanyikan di panggung Warung Apresiasi, Bulungan, Jakarta Selatan, pada Minggu (17/2) oleh Leo Kristi dan para penggemarnya yang tergabung dalam milis Leo Kristi.

Faisal mengaku, meski bukan anggota milis tapi ia adalah salah satu penggemar berat Leo Kristi. Faisal berkisah, ia mulai menyukai lagu-lagu Leo sejak masih duduk di bangku SMA di tahun 70-an. "Adik saya yang anggota milis. Tapi yang memperkenalkan adik saya dengan lagu-lagunya Leo Kristi juga saya. Dulu saya mengkoleksi album Leo lengkap, tapi sudah saya wariskan ke adik saya," ungkap Faisal di sela-sela lagu Salam dari Desa.

Hampir setiap lagu yang dibawakan oleh Leo dan para penggemarnya di panggung, bisa ditirukan dengan fasih oleh Faisal. Tapi katanya, ia paling suka lagu Gulagalugu, Pojok Kafe Simpanglima, Surabaya, dan Salam dari Desa.

"Lagu Salam dari Desa menurut saya adalah lagu kritik sosial paling dahsyat yang selamat dari pelarangan di zaman Soeharto. Barangkali karena bahasanya halus dan bercita-rasa tinggi, sehingga tidak bisa dipahami oleh para intel zaman Orba," ujar lelaki yang mengaku cuma menyukai dua penyanyi negeri ini, Leo Kristi dan Iwan Abdurrahman ini.

Di samping rasa bahagia bisa menyaksikan konser Leo Kristi, Faisal juga mengaku sedih. Sebab, konser untuk musisi besar macam Leo Kristi seharusnya di tempat yang lebih representatif sehingga semua orang bisa menikmatinya dengan baik. "Saya iri dengan kafe milik penyanyi Yusuf Islam (Cat Steven) di London. Saya kepingin juga memilikinya. Tidak mewah, tapi sangat layak untuk acara-acara kesenian semacam pergelaran musik Leo Kristi ini."

JY

http://www.kompas.com/entertainment/read.php?cnt=.xml.2008.02.18.23084982&channel=10&mn=106&idx=106

Leave a Reply