Faisal Basri: Minta Dibelikan Saham
Kompas, Nama & Peristiwa
Jumat, 19 Desember 2008 | hal.32
Pengamat ekonomi yang sering kali muncul di media massa, Faisal Basri (49), tiba-tiba mengaku bingung karena hendak membeli saham, tetapi tidak mengetahui saham apa yang layak dia beli.
”Saham apa ya yang layak dibeli?” tanya Bang Faisal, panggilannya, kepada Kompas.
Lho, kok pengamat ekonomi mau membeli saham, memangnya Faisal hendak beralih profesi?
”Bukan, bukan saya mau pindah profesi, tetapi anak saya yang sulung, Anwar Ibrahim Basri (Abi), hari Rabu (17/12) kan ulang tahun yang ke-13. Eh, dia minta dibelikan saham. Dia bahkan rela mengeluarkan uang tabungannya Rp 500.000 untuk dibelikan saham semua,” kata Faisal.
Sebagian orang berpendapat, keinginan untuk membeli saham sekarang ini memang tepat, sebab saat ini pasar modal di Indonesia sedang terpuruk, menyusul merosotnya harga saham sebagai dampak dari krisis finansial dunia.
Keinginan putranya, Abi, untuk membeli saham, cerita Faisal, rupanya muncul karena selama ini bila dia menonton televisi CNBC pada malam hari, Abi pun ikut mengamati dan mungkin mempelajari.
”Dia tahu, sekarang harga saham sedang turun. Karena itu, rupanya dia sangat ingin membeli saham,” ujar Faisal yang ke mana-mana selalu menenteng ransel itu. (GUN)
http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/12/19/04014639/minta.dibelikan.saham
December 22nd, 2008 at 7:16 am
Wah tampaknya akan ada Warren Buffet baru dari Indonesia di th 2038.
Warren membeli saham pertamanya pada umur 11 th.
Bukan tidak mungkin anak sulung Bung Faisal juga menjadi ekonom, apalagi jika ia sudah membaca The Age of Turbulence terjemahan Gramedia
January 2nd, 2009 at 5:55 am
nanti pas harga saham naik dijual ya…